logo-raywhite-offcanvas

10 Jan 2026 NEWS 6 min read

Bahaya! Ini Dampak Negatif Mendengarkan Musik dengan Earphone Keras Setiap Hari

Bahaya! Ini Dampak Negatif Mendengarkan Musik dengan Earphone Keras Setiap Hari

Bagi banyak orang, earphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Alat kecil ini menemani kita ketika bekerja, belajar, berolahraga, bahkan saat sedang bersantai. Namun, di balik kenyamanan dan kepraktisannya, ada bahaya besar yang sering diabaikan: mendengarkan musik atau audio dengan volume keras setiap hari. Kebiasaan ini, jika dibiarkan terus-menerus, dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, terutama kesehatan telinga dan sistem pendengaran. 

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai alasan mengapa kita sebaiknya tidak menggunakan earphone setiap hari dengan volume yang kencang, serta bagaimana cara bijak dalam menggunakannya.

Mengapa Earphone Menjadi Bagian Penting Di Zaman Ini?

Di era digital, earphone bukan hanya sekedar alat untuk mendengarkan musik. Ia sudah menjadi perangkat multifungsi yang digunakan untuk rapat online, menonton film, hingga menemani aktivitas olahraga. Teknologi semakin memudahkan kita untuk tetap terhubung dengan hiburan maupun pekerjaan tanpa harus mengganggu orang lain. Hal ini membuat banyak orang menggunakan earphone hampir sepanjang hari, bahkan terkadang lebih dari delapan jam.

Namun, dibalik semua itu, telinga manusia memiliki batas kemampuan. Organ pendengaran bukanlah mesin yang bisa terus-menerus dipaksa bekerja keras. Mendengarkan suara dengan intensitas tinggi dalam waktu lama membuat telinga mengalami tekanan yang berlebihan. Jika hal ini menjadi kebiasaan harian, risiko kerusakan permanen pada pendengaran akan semakin besar.

Bagaimana Telinga Bekerja dan Mengapa Bisa Rusak?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai bahayanya, penting untuk memahami bagaimana telinga manusia bekerja. Telinga memiliki bagian kecil yang disebut sel rambut (hair cells) di dalam koklea. Sel-sel rambut inilah yang bertugas menangkap getaran suara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik untuk dikirim ke otak. Sayangnya, sel rambut ini sangat rapuh. Jika terkena suara keras secara terus-menerus, mereka bisa rusak dan tidak bisa tumbuh kembali.

Berbeda dengan kulit atau rambut biasa, sel rambut pada telinga bersifat permanen. Artinya, begitu rusak, pendengaran tidak akan bisa kembali normal. Inilah sebabnya banyak orang yang mengalami gangguan pendengaran permanen akibat kebiasaan mendengarkan musik keras melalui earphone setiap hari. Proses kerusakan ini memang tidak terjadi seketika, melainkan secara perlahan sehingga sering tidak disadari.

Volume Tinggi dan Durasi Panjang: Kombinasi Berbahaya

Bahaya earphone tidak hanya ditentukan dari seberapa keras suara yang didengarkan, tetapi juga dari seberapa lama kita menggunakannya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar volume tidak melebihi 60% dari kapasitas maksimal dan penggunaan tidak lebih dari 60 menit secara terus-menerus. Namun, kenyataannya banyak orang yang mendengarkan musik keras lebih dari itu, terutama ketika sedang di perjalanan atau bekerja.

Volume tinggi membuat getaran suara semakin kuat menghantam gendang telinga dan sel rambut. Sementara durasi panjang membuat telinga tidak memiliki waktu istirahat untuk memulihkan diri. Kombinasi keduanya dapat mempercepat kerusakan pada sistem pendengaran, bahkan pada usia muda sekalipun. Tak jarang, banyak anak muda yang sudah mulai mengalami tanda-tanda gangguan pendengaran dini akibat kebiasaan ini.

Dampak Negatif Mendengarkan Musik dengan Volume Kencang

Mendengarkan musik keras lewat earphone setiap hari tidak hanya berdampak pada telinga, tetapi juga pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut beberapa dampak negatif yang perlu diwaspadai:

1. Kehilangan Pendengaran Permanen

Seperti yang sudah dijelaskan, kerusakan pada sel rambut di telinga tidak bisa diperbaiki. Jika telinga sering terpapar suara keras, risiko kehilangan pendengaran permanen semakin tinggi. Gejalanya bisa dimulai dari sulit mendengar suara lirih, kesulitan menangkap percakapan di tempat ramai, hingga telinga berdenging.

2. Tinnitus atau Dengungan pada Telinga

Banyak orang yang sering mendengarkan musik keras mengeluhkan adanya suara berdenging yang terus-menerus terdengar, meskipun tidak ada sumber suara di sekitar. Kondisi ini disebut tinnitus, yang bisa sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Dalam beberapa kasus, tinnitus bahkan membuat orang sulit tidur atau berkonsentrasi.

3. Stres dan Gangguan Tidur

Penggunaan earphone dengan volume tinggi setiap hari juga bisa memicu stres. Hal ini karena otak terus-menerus menerima rangsangan suara yang terlalu kuat, sehingga menimbulkan kelelahan mental. Selain itu, kebiasaan mendengarkan musik keras sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur dan membuat kualitas istirahat menurun.

4. Gangguan pada Kesehatan Otak

Gelombang suara yang terlalu keras dapat memengaruhi fungsi otak dalam memproses informasi. Studi menunjukkan bahwa paparan suara keras secara terus-menerus bisa menurunkan kemampuan kognitif, termasuk daya ingat dan fokus. Hal ini tentunya berbahaya, terutama bagi pelajar dan pekerja yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

5. Risiko Infeksi Telinga

Selain masalah volume, penggunaan earphone yang terlalu sering juga meningkatkan risiko infeksi telinga. Hal ini karena earphone yang menempel langsung pada lubang telinga bisa menjadi sarang bakteri jika tidak rajin dibersihkan. Ditambah lagi, kondisi lembap dalam telinga saat menggunakan earphone terlalu lama bisa memperparah risiko infeksi.

Mengapa Anak Muda Lebih Rentan?

Generasi muda saat ini adalah pengguna terbesar earphone. Mereka terbiasa mendengarkan musik, bermain game, atau menonton video dengan earphone hampir sepanjang waktu. Kebiasaan ini membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan pendengaran dini. Padahal, kehilangan pendengaran pada usia muda bisa berdampak besar pada kualitas hidup, terutama dalam hal pekerjaan, pendidikan, dan interaksi sosial.

Sayangnya, banyak anak muda yang menganggap sepele risiko ini. Karena dampaknya tidak langsung terasa, mereka cenderung mengabaikan peringatan dan terus menggunakan earphone dengan volume keras. Padahal, begitu gangguan pendengaran muncul, tidak ada cara untuk mengembalikan kondisi normal.

Kebiasaan Buruk yang Sering Tidak Disadari

Selain volume keras, ada beberapa kebiasaan lain dalam penggunaan earphone yang juga berbahaya namun sering tidak disadari, antara lain seperti menggunakan earphone saat tidur, yang membuat telinga tidak memiliki waktu istirahat. Memakai earphone hanya di satu telinga dengan volume lebih keras. Menggunakan earphone di tempat bising, yang memaksa kita menaikkan volume lebih tinggi. Tidak membersihkan earphone secara rutin, sehingga menumpuk bakteri. Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya bisa serius dalam jangka panjang.

Bagaimana Cara Menggunakan Earphone dengan Aman?

Meskipun berisiko, bukan berarti kita harus benar-benar berhenti menggunakan earphone. Kuncinya adalah menggunakan secara bijak. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk melindungi telinga:

  1. Gunakan Aturan 60/60 

  2. Gunakan Headphone Noise-Cancelling

  3. Berikan Waktu Istirahat untuk Telinga 

  4. Hindari Tidur dengan Earphone 

  5. Jaga Kebersihan Earphone 

Kesadaran Diri adalah Kunci

Pada akhirnya, kesehatan telinga adalah tanggung jawab pribadi. Tidak ada orang lain yang bisa menjaga pendengaran kita selain diri kita sendiri. Karena itu, kesadaran diri menjadi kunci penting. Jangan menunggu hingga telinga terasa sakit atau pendengaran mulai menurun. Lebih baik mencegah sejak dini dengan mengatur kebiasaan penggunaan earphone.

Mendengarkan musik dengan earphone memang menyenangkan, tetapi jika dilakukan setiap hari dengan volume kencang, dampaknya bisa sangat berbahaya. Dari kehilangan pendengaran permanen, tinnitus, stres, gangguan tidur, hingga masalah kesehatan otak, semuanya bisa muncul akibat kebiasaan ini. Generasi muda perlu lebih waspada, karena merekalah yang paling sering menggunakan earphone dalam jangka waktu lama.

Menggunakan earphone bukanlah hal yang salah, tetapi kita harus lebih bijak. Anda bisa menerapkan aturan 60/60, berikan waktu istirahat untuk telinga, gunakan perangkat yang aman, dan selalu jaga kebersihan. Ingatlah bahwa sekali pendengaran hilang, ia tidak akan kembali. Jadi, mulai sekarang, mari kita gunakan earphone dengan lebih cerdas demi menjaga kesehatan telinga dan kualitas hidup di masa depan.

Jika Anda ingin mendapatkan properti yang dekat dengan kawasan strategis, Ray White Kebayoran Barito hadir untuk membantu Anda. Ray White telah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang properti. Segera hubungi Ray White Kebayoran Barito di (021) 724-1333 untuk mendapatkan berbagai penawaran properti yang sangat menarik. Miliki properti mewah dan strategis bersama Ray White Kebayoran Barito! Anda juga bisa kunjungi website Ray White Kebayoran Barito dihttps://kebayoranbarito.raywhite.co.id/.

Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group)

Approved by: Cynthia Natalia William (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)