Apartemen studio menjadi salah satu pilihan hunian yang cukup populer, terutama bagi pekerja muda, mahasiswa, pasangan baru, hingga investor properti. Ukurannya memang tidak sebesar apartemen dua atau tiga kamar, tetapi justru karena itulah unit studio sering dianggap lebih praktis dan mudah dirawat. Selain itu, apartemen studio biasanya berada di kawasan yang cukup strategis. Banyak proyek apartemen dibangun dekat dengan pusat bisnis, kampus, pusat perbelanjaan, hingga akses transportasi umum. Bagi masyarakat yang memiliki aktivitas padat, tinggal di apartemen studio bisa menjadi pilihan karena waktu perjalanan sehari-hari dapat lebih singkat. Lalu, berapa sebenarnya rata-rata harga apartemen studio tahun 2026? Jawabannya cukup beragam karena harga apartemen sangat bergantung pada kota, lokasi, luas unit, usia bangunan, fasilitas, serta status apartemen tersebut. Berdasarkan sejumlah data pasar dan listing properti pada 2026, harga apartemen studio di kota-kota besar Indonesia bisa berada mulai dari sekitar Rp180 juta hingga lebih dari Rp2 miliar. Untuk Jakarta sendiri, kisarannya jauh lebih lebar. Data pasar Juni 2026 menunjukkan apartemen studio Jakarta umumnya berada di kisaran Rp550 juta sampai Rp1,25 miliar, sedangkan unit studio di kawasan premium dapat mencapai sekitar Rp1,1 miliar hingga Rp2 miliar. Jika mencari gambaran sederhana, harga apartemen studio tahun 2026 dapat dibagi berdasarkan lokasi. Apartemen studio di kota seperti Bandung dan Surabaya masih menawarkan harga yang relatif terjangkau dibandingkan Jakarta. Di Bandung, misalnya, harga studio pada Juni 2026 berada di sekitar Rp330 juta sebagai angka tipikal. Unit entry-level hingga kelas menengah umumnya berada di kisaran Rp180 juta sampai Rp450 juta. Sementara itu, studio yang berada di kawasan yang lebih premium seperti Dago, Ciumbuleuit, Braga, Pajajaran, atau Cicendo dapat mencapai Rp600 juta hingga Rp900 juta. Sementara itu, apartemen studio di Surabaya memiliki kisaran harga yang tidak jauh berbeda. Harga tipikalnya sekitar Rp325 juta, dengan unit entry-level sampai kelas menengah berada di sekitar Rp230 juta hingga Rp450 juta. Beberapa unit yang memiliki lokasi strategis atau terhubung dengan pusat perbelanjaan dapat mencapai sekitar Rp600 juta. Berbeda dengan kedua kota tersebut, harga apartemen studio di Jakarta cenderung lebih tinggi. Unit yang berada di kawasan biasa dapat ditemukan mulai sekitar Rp500 juta, sedangkan apartemen di kawasan strategis dan premium dapat mencapai lebih dari Rp1 miliar. Karena itu, jika ingin membeli apartemen studio pada tahun ini, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat angka rata-rata. Harga yang terlihat murah belum tentu menjadi pilihan paling menguntungkan jika lokasi, kondisi bangunan, atau biaya pengelolaannya kurang sesuai. Jakarta masih menjadi salah satu pasar apartemen terbesar di Indonesia. Tidak mengherankan jika harga apartemen studio di kota ini memiliki rentang yang cukup lebar. Untuk unit studio berukuran sekitar 22 hingga 35 meter persegi, harga pada 2026 umumnya berada di kisaran Rp550 juta hingga Rp1,25 miliar. Apartemen yang berada di Kalibata, Cawang, Jatinegara, Pluit, atau Tanjung Duren biasanya menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kawasan pusat bisnis. Di sisi lain, unit yang berada di kawasan seperti Kuningan, Menteng, Kemang, Cilandak, atau sekitar Sudirman dapat memiliki harga yang lebih tinggi. Beberapa studio di kawasan premium bahkan berada pada kisaran Rp1,1 miliar hingga Rp2 miliar. Perbedaan tersebut sebenarnya cukup masuk akal. Harga tanah di kawasan strategis Jakarta jauh lebih tinggi, sementara akses menuju pusat perkantoran dan fasilitas publik juga menjadi nilai tambah. Data lain dari Global Property Guide pada awal 2026 juga menunjukkan bahwa harga apartemen studio dan satu kamar di Jakarta sangat berbeda berdasarkan wilayah. Di Jakarta Selatan, misalnya, nilai indikatif untuk kategori studio dan satu kamar berada sekitar US$65.400, sedangkan Jakarta Barat berada sekitar US$38.600 dan Jakarta Utara sekitar US$35.100. Artinya, lokasi menjadi salah satu hal pertama yang perlu diperhatikan ketika membandingkan harga apartemen studio di Jakarta. Bandung dapat menjadi pilihan bagi calon pembeli yang mencari apartemen studio dengan harga lebih terjangkau. Kota ini memiliki banyak pilihan apartemen, terutama di kawasan yang dekat dengan kampus, pusat kota, dan destinasi wisata. Pada 2026, harga tipikal apartemen studio di Bandung berada di sekitar Rp330 juta. Untuk unit yang lebih sederhana, harga bisa berada di bawah Rp300 juta. Sementara itu, apartemen dengan lokasi lebih strategis dan fasilitas yang lebih lengkap dapat memiliki harga hingga Rp600 juta atau bahkan lebih tinggi. Menariknya, ukuran studio di Bandung biasanya cukup compact, yaitu sekitar 20 hingga 30 meter persegi. Ukuran tersebut memang tidak terlalu luas, tetapi masih dapat digunakan dengan nyaman apabila tata ruangnya dirancang dengan baik. Bagi investor, kawasan sekitar kampus juga dapat menjadi pertimbangan. Apartemen studio berukuran kecil biasanya lebih mudah dipasarkan kepada mahasiswa atau pekerja muda yang membutuhkan tempat tinggal praktis. Surabaya juga menawarkan pilihan apartemen studio dengan harga yang relatif bersahabat. Pada 2026, harga tipikal studio di kota ini berada di sekitar Rp325 juta. Untuk unit entry-level, kisarannya berada sekitar Rp230 juta hingga Rp450 juta. Sementara itu, unit yang berada di lokasi premium atau memiliki fasilitas lebih lengkap dapat mencapai sekitar Rp600 juta. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah perbedaan karakter setiap kawasan. Apartemen yang ditujukan untuk mahasiswa tentu memiliki pasar yang berbeda dengan apartemen yang berada dekat kawasan perkantoran atau pusat perbelanjaan. Karena itu, sebelum membeli, calon konsumen sebaiknya mengetahui terlebih dahulu siapa target penghuni apartemen tersebut. Hal ini penting terutama jika unit dibeli untuk investasi dan nantinya akan disewakan. Perbedaan harga apartemen studio tidak hanya disebabkan oleh luas unit. Ada banyak faktor lain yang ikut menentukan nilai sebuah apartemen. Lokasi menjadi salah satu faktor paling penting. Apartemen yang dekat dengan pusat bisnis, stasiun, jalan tol, kampus, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan biasanya memiliki nilai lebih tinggi. Kemudahan akses tersebut membuat penghuni dapat menghemat waktu dan biaya transportasi. Selain lokasi, usia bangunan juga berpengaruh. Apartemen baru biasanya menawarkan desain modern dan fasilitas yang lebih kekinian. Namun, apartemen lama yang berada di lokasi sangat strategis tetap dapat memiliki harga tinggi karena nilai tanah dan aksesnya. Faktor berikutnya adalah fasilitas. Kolam renang, gym, area parkir, keamanan 24 jam, CCTV, taman, hingga akses langsung ke pusat perbelanjaan dapat membuat harga unit menjadi lebih mahal. Luas dan kondisi unit juga tidak kalah penting. Studio dengan luas 30 meter persegi tentu memiliki harga yang berbeda dengan unit berukuran 20 meter persegi. Kondisi unit yang sudah dilengkapi furnitur juga biasanya memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan unit kosong. Saat membeli apartemen studio, jangan sampai hanya fokus pada harga unit. Ada beberapa biaya lain yang perlu diperhitungkan sejak awal. Salah satunya adalah service charge atau biaya pengelolaan apartemen. Biaya ini biasanya digunakan untuk perawatan fasilitas bersama, kebersihan, keamanan, dan kebutuhan operasional gedung. Ada juga biaya listrik, air, parkir, pajak, biaya administrasi, serta biaya lain yang dapat muncul saat proses pembelian maupun kepemilikan unit. Hal tersebut penting karena apartemen dengan harga Rp400 juta belum tentu lebih murah dalam jangka panjang dibandingkan unit seharga Rp500 juta. Bisa saja unit yang lebih murah memiliki biaya pengelolaan lebih tinggi atau membutuhkan renovasi yang cukup besar. Karena itu, calon pembeli sebaiknya menghitung total biaya kepemilikan, bukan hanya harga yang tercantum pada iklan. Apartemen studio cukup sering dipilih sebagai investasi karena harga belinya relatif lebih rendah dibandingkan unit dua atau tiga kamar. Selain itu, target penyewanya juga cukup luas, mulai dari mahasiswa, pekerja muda, pasangan, hingga orang yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Namun, potensi investasi tetap sangat bergantung pada lokasi. Apartemen yang dekat dengan pusat perkantoran, kampus, transportasi umum, atau kawasan komersial biasanya memiliki peluang pasar sewa yang lebih baik. Sebagai gambaran, Global Property Guide mencatat rata-rata gross rental yield Indonesia sebesar 8,30 persen pada kuartal pertama 2026. Untuk apartemen studio dan satu kamar di Jakarta, estimasi yield berbeda-beda menurut wilayah, dengan angka sekitar 7,18 persen hingga 9,58 persen pada beberapa kawasan yang mereka bandingkan. Angka tersebut bukan berarti setiap apartemen akan menghasilkan keuntungan dengan persentase yang sama. Kondisi unit, tingkat okupansi, biaya perawatan, pajak, dan harga sewa akan sangat memengaruhi hasil akhirnya. Jika ingin membeli apartemen studio pada 2026, budget yang perlu disiapkan sangat tergantung pada kota dan lokasi yang dipilih. Untuk Bandung dan Surabaya, pembeli masih dapat menemukan studio di kisaran Rp200 juta hingga Rp500 juta. Sementara itu, apartemen studio di Jakarta umumnya membutuhkan dana yang lebih besar, mulai dari sekitar Rp550 juta hingga Rp1,25 miliar untuk banyak unit di pasar saat ini. Unit premium dapat mencapai Rp2 miliar atau lebih. Dengan begitu, tidak ada satu angka yang benar-benar bisa disebut sebagai harga rata-rata apartemen studio untuk seluruh Indonesia. Perbedaan harga antarwilayah cukup besar. Yang paling penting adalah menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Apartemen dengan harga lebih mahal belum tentu menjadi pilihan terbaik jika lokasinya tidak sesuai dengan aktivitas sehari-hari. Harga apartemen studio tahun 2026 berada dalam rentang yang cukup beragam. Di Bandung dan Surabaya, unit studio dapat ditemukan mulai sekitar Rp200 jutaan, dengan harga tipikal sekitar Rp325 juta hingga Rp330 juta. Sementara itu, harga apartemen studio di Jakarta cenderung lebih tinggi, dengan kisaran umum sekitar Rp550 juta hingga Rp1,25 miliar dan unit premium yang dapat mencapai Rp2 miliar. Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari lokasi, luas unit, usia bangunan, fasilitas, kondisi apartemen, hingga potensi kawasan. Karena itu, sebelum membeli apartemen studio, sebaiknya jangan hanya terpaku pada harga jual. Pertimbangkan juga biaya bulanan, akses menuju berbagai fasilitas, kondisi gedung, serta peluang kenaikan nilai atau permintaan sewa di masa depan. Dengan melakukan perbandingan secara menyeluruh, Anda bisa menemukan apartemen studio yang bukan hanya sesuai dengan budget, tetapi juga nyaman untuk ditinggali dan berpotensi menjadi aset yang bernilai dalam jangka panjang. Jika Anda sedang mencari properti yang aman, nyaman dan berada di lokasi strategis, Anda bisa jatuhkan pilihan ke Ray White CBD Jakarta. Ray White CBD Jakarta hadir untuk membantu Anda berikan solusi properti terbaik. Ray White telah mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang properti. Dapatkan informasi lebih lanjut di website Ray White CBD Jakarta di https://cbdjakarta.raywhite.co.id/. Find a home that suits your lifestyle with Ray White! Written by: Jennifer Rantelobo (Copywriter of Ray White PPC Group) Approved by: Gisela Milenie Erjorena (Marcomm of Ray White & Loan Market PPC Group)Berapa Rata-Rata Harga Apartemen Studio Tahun 2026? Ini Kisaran Harganya
Rata-Rata Harga Apartemen Studio Tahun 2026
Harga Apartemen Studio di Jakarta
Bagaimana dengan Harga Apartemen Studio di Bandung?
Harga Apartemen Studio di Surabaya
Kenapa Harga Apartemen Studio Bisa Berbeda Jauh?
Jangan Hanya Menghitung Harga Jual
Apakah Apartemen Studio Cocok untuk Investasi?
Jadi, Berapa Budget yang Perlu Disiapkan?